Kamis, 06 November 2014

KULINER KOREA

"KOREA"
Apa sih yang kalian pikirkan ketika mendengar salah satu nama negara ini disebut?
Apakah kalian teringat dengan musik K-POP yang keren-keren?
Atau kalian teringat dengan drama koreanya yang menurutku lumayan bagus..? (Mending lah daripada sinetron.. hehe)

oke kali ini aku nggak akan memposting tentang K-Pop atau K-Drama, but i will share about "Korean Food."

Ini adalah pengalaman aku saat mencoba beberapa makanan khas korea waktu aku jalan-jalan di Jogja. (hehe.. kenapa ga di korea sekalian.. )

jadi ceritanya waktu berkunjung di kota Jogja, sahabat yang udah aku anggap kaya kakak nih...(Oenni...) ngajak aku nyobain salah satu tempat makan yang menyediakan makanan khas Korea.

Dulu sih tempatnya ada di samping kampus UNY (Jalan Colombo) tapi sekarang udah pindah di Food Court Ambarukmo Plaza (Amplaz)

1. Bibimbap

The first Korean food is BIBIMBAP...
yups.. ini adalah makanan korea pertama yang pernah aku coba. Jadi ada Bibimbap ini adalah nasi yang masih panas didalam mangkuk batu yang agak besar trus diatasnya ditaruh sayuran seperti irisan wortel, taoge, jamur, ada daging sapi, rumput laut dan ditengahnya ada telur setengah matang.
cara makannya diaduk-aduk jadi satu.

kalau aku sendiri agak kurang suka sama Bibimbap. mungkin ga cocok sama lidahku kali ya hehehe...







2. Dosirak

Dosirak adalah makanan korea kedua yang pernah aku coba. Dosirak ini sejenis lunch box atau nasi kotaknya Korea. Kalo biasanya di Indonesia kita bisa dapet bermacam-macam menu dalam satu kotak, sama juga dengan Dosirak ini. 

Dalam sekotak lunch boxnya kamu bisa nyicipin gurihnya bulgogi (daging sapi cincang) , segarnya kimchie, gimbab (nasi yang dibalut dengan rumput laut) salad, dan edamame. Pokoknya Yummi banget lah...i like this.. ^_^






3. Tteokbokki

Ini nih, my favourit korean food, terbuat dari tepung beras dan diberi saos. rasanya yummi banget karena saosnya ada irisan ikan dan bawang bombay... 
kebetulan juga aku beli ice cream pasta kacang merah rasa vanila buat desert yang cocok deh sama si Tteokbokki nih hehe



4. Bulgogi
Bulgogi adalah daging sapi yang di beri bumbu bulgogi yang terbuat dari campuran kecap asin dan gula ditambah bumbu lain bergantung pada resep dan daerahnya di Korea. Sebelum dimakan, daun selada digunakan untuk membungkus bulgogi bersama kimchi, bawang putih, atau penyedap lain sesuai selera.
waktu makan ini jadi teringat film "My Girl Friend is Gumiho" hehehe...



Yups... itu tadi pengalamanku makan makanan korea.. dan menurutku yang paling enak adalah makanan buatan ibu.. ^_^ 
sebenernya masih ada lagi yang pingin aku posting lagi... tapi sekian dulu aja deh..hehe

Gomawo Chingu.. ^_^




Selasa, 21 Oktober 2014

pelajaran PKN Kelas 3 SD dengan Teori Psikologi

NORMA DAN TEORI PSIKOLOGI

well, kali ini saya akan membahas tentang materi PKn kelas 3 SD. kenapa kok PKn? nggak IPS, IPA atau matematika?? 
mm.. mungkin karena hari ini saya mau ngajar PKn di kelas saya tercinta dan materinya tentang NORMA.... :D

Langsung aja, apa sih Norma itu? 
Norma adalah suatu petunjuk dan ketentuan bagi seseorang untuk berbuat sebagaimana mestinya terhadap sesama di dalam lingkungan masyarakat,  



Baca pengertian diatas, saya jadi teringat tentang mata kuliah pengantar psikologi tentang  teorinya eyang Freud (bukan eyang Subur lho...) yaitu ID, Ego dan Super Ego.

lhoh, kok bisa? hubungannya apa pelajaran kelas 3 SD sama eyang Freud?

oke, sekarang kenalan dengan Id, Ego dan Super Ego dulu..

1. Id 

Id adalah satu-satunya komponen kepribadian yang hadir sejak lahir. Aspek kepribadian sepenuhnya sadar dan termasuk dari perilaku naluriah dan primitif. 

Menurut Freud, id adalah sumber segala energi psikis, sehingga menjadi komponen utama kepribadian.

Id didorong oleh prinsip kesenangan, yang berusaha untuk dipenuhi dengan segera. Jika kebutuhan ini tidak langsung terpenuhi, hasilnya adalah kecemasan. 

Sebagai contoh : Id -> rasa lapar. jika seseorang merasa lapar dan tidak segera diberi makan, maka dia akan menangis.

2. Ego 

Ego adalah komponen kepribadian yang bertanggung jawab untuk menangani dengan realitas. Menurut Freud, ego berkembang dari id dan memastikan bahwa dorongan dari id dapat dinyatakan dalam cara yang dapat diterima di dunia nyata.
Contoh : Id -> lapar, maka ego akan mengambil keputusan bagaimana caranya agar dapat makanan dengan cara membeli atau mencuri.

3.   Super Ego 


Superego adalah aspek kepribadian yang menampung semua standar internalisasi moral dan cita-cita yang kita peroleh dari kedua orang tua dan masyarakat, rasa benar dan salah. Superego memberikan pedoman untuk membuat penilaian.

Nah...disini Super Ego sering juga disebut norma atau aturan. 

Contoh : Id -> lapar, Super Ego -> Mencuri itu tidak baik. 

berarti Ego bertindak sebagai penengah, agar Id terpenuhi (Tidak lapar lagi) maka harus membeli makanan karena mencuri itu tidak baik. 

Sekarang udah tau kan hubungannya Norma dengan Psikologi?

Sebenarnya Psikologi itu luas, ga melulu ngurusin orang yang dirawat di rumah sakit jiwa, dalam dunia pendidikan pun bisa digunakan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar anak..


Ini Foto murid-murid ku tercinta di kelas 3 ^_^ 











Jumat, 02 Mei 2014

Ketika Terbiasa Menjadi Cinta


Saya percaya pepatah orang Jawa yang mengatakan bahwa "Jalaran Tresno seko kulino" . 

seperti yang saya rasakan selama ini. sebelumnya tak pernah satu kalipun saya membayangkan akan terjun menghadapi dunia "Anak-Anak"

Sejak kecil saya terlahir sebagai anak tunggal, saudara keponakan juga tinggalnya jauh ga didekat-dekat rumah. kedua orang tua saya pun agak protektif dan selektif pada saya dalam bergaul. So... alhasil saya bukanlah tipe orang yang bisa akrab dengan anak-anak.

  tapi sejak mengajar di salah satu SDIT di kota Magelang, rasanya semua itu berubah...

ya, itu semua karena pepatah Jawa tadi.. kita mencintai karena terbiasa...kita bisa karena terbiasa..

Karena terbiasa berinteraksi dengan anak-anak dikelas,kecintaan saya pada mereka itu mulai tumbuh. Saya mulai mengerti emosi mereka, bagaimana mereka marah, bagaimana membuat mereka nyaman, bagaimana mereka mau untuk belajar... dan yang lainnya.


Dan..... itu semua karena terbiasa.

Quote : Jangan bilang kita tidak mampu sebelum kita mencoba. Jangan pernah menyerah pada suatu hal apabila kita pernah gagal. Karena kita akan bisa melakukan semua hal karena terbiasa, latihan, belajar dan mamu mencoba...

 Tetap Semangat dan Jangan Menyerah :-)